Tinkerbell Glitter
Senin, 04 Agustus 2014 4 komentar

Petak Umpet Khusus Perempuan :D

Petak umpet ?  | Loh kok judulnya petak umpet ? emang mau nerangin cara main petak umpet ? Aih ini kan mainan jaman SD kaleee.. gak usah diajarin juga saya sudah tauuuu~
Et tunggu duluuuu
Bukan~
Bukan petak umpet yang ituuuu~ | Lah terus ?
Ini petak umpet spesial buat para wanita muslimah :D | Spesial ? martabak telor kali pake spesial
-____________- seriuuuussss | Oke iya *tampang serius*
Sabtu, 02 Agustus 2014 0 komentar

Kesalahpahaman

Kesalahpahaman kali ini adalah yang tejadi pada orang tua. Sebelumnya ada sedikit kalimat yang bisa menjadi nasehat bagi kita. Ini nih :

"Jangan benci atau marah sama orang tua " - seseorang-

Iya. Itu kalimatnya, bener. Iya emang bener. Tetapi terkadang kita belum bisa sepenuhnya. Terlebih kalau terjadi kesalahpahaman. Seperti contoh, kita lagi di depan laptop seharian. Iya seharian penuh, ngerjain tugas yang deadline. Ini bukan deadline lagi (apa sih). Dari pagi sampe malem kita kerjaannya cuma di depan laptop, nge dekem di kamar dan makan pun sampe ke kamar ( deadline parah). Dan orangtua pun nyeletuuk "Kamu tuh jangan main laptop mulu ya, dari pagi kerjaannya main mulu". Seketika panas tuh ruangan. Lebih baik diam. Dan mungkin, kita ada kegiatan di kampus capek banget sampe pulang malem. Baru nyampe gerbang, orang tua langsung nyeletuk "Kamu tuh kerjannya ngelayaaaap mulu pulang sampe jam segini". Panas lagi kan.
0 komentar

SAHABAT :')

SAHABAT :') 

Sedih adalah saat kita tau bahwa sikap sahabat kita enggak kaya sikap lkita ke dia. Mungkin berbeda jauh. Mungkin dia menganggap kita adalah 'teman' biasa, ya sangat biasa. Tapi bagi kita bahkan lebih dari 'teman', iya sahabat.. sahabat. Mungkin ini hanya sekedar perasaan yang cukup biasa tapi bisa menjadi rasa sakit loh. Seperti, orang lain lebih tau keadan dia melainkan kita. Padahal kita udah berusaha buat kepo sama dia. Dan pada saat dia lebih memilih bercerita ke yang lain dibandingkan dengan bercerita ke kita. Padahal kita selalu cerita ke dia, apapun.
4 komentar

PEMAKSAAN

PEMAKSAAN

Pemaksaan ? hmm denger kata itu pasti langsug terbayang hal-hal yang negatif. Entah apalah yang ada di pikiran kalian tentang kata "pemaksaan". Oke, disini saya enggak akan bahas yang berbau negatif lah, ini hanya bumbu untuk membangkitkan semangat (Loh ?). Iya, ini serius sebagai pembangkit semangat, mm cambukan semangat kali ya.. ( wah nambah ngaco, tadi pemaksaan sekarang cambukan). Hahahaha bukan negatif deh pokokpnya, yuk cekidot aja :)
Kamis, 03 Juli 2014 1 komentar

Bank dan Lembaga Keuangan 2


Keadaan suatu bank bisa dalam keadaan ekspansif, moderate, dan konservatif. Bank dalam keadaan konservatif adalah pada saat Loan to Deposit Ratio atau disingkat dengan LDR mencapai 100%. LDR sendiri adalah rasio antara besarnya keseluruhan volume kredit yang disalurkan oleh bank dan jumlah penerimaan dana yang diperoleh dari berbagai sumber. Perhitungan LDR itu sendiri dirumuskan sebagai berikut :
Rabu, 02 Juli 2014 0 komentar

Bank dan Lembaga Keuangan 2

SISTEM KLIRING DI INDONESIA



Seiring dengan perkembangan ekonomi yang cukup meningkat di Indonesia, ditandai dengan konsumsi masyarakat yang meningkat serta bisnis masyarakat yang meningkat, dapat dilihat juga dengan transaksi jual-beli yang meningkat juga. Bukan hanya dengan individu-individu secara langsung tanpa perantara yang meningkat bahkan transaksi melalui bank juga meningkat.

Dengan adanya transaksi dagang yang bukan hanya dalam jumlah uang yang kecil bahkan bisa jutaan maupun miliyaran. Mengakibatkan masyarakat takut akan resiko yang besar, tidak aman, lama dan tidak efesien saat bertransaksi. Maka bank sentral (Bank Indonesia) menggunakan sarana kliring sebagai penyelesaian masalah tersebut,  sistem yang memudahkan transaksi pembayaran dengan resiko yang kecil, aman, efesien dan cepat. Transaksi antara nasabah bank dengan menggunakan alat bayar seperti cek, bilyet giro, atau surat dagang lainnya yang lazim diterima bank.
Kamis, 26 Juni 2014 0 komentar

Bank dan Lembaga Keuangan 2

ANTARA BANK DAN PASAR MODAL




Lembaga keuangan adalah badan usaha yang mengumpulkan asset yang dalam bentuk dana dari masyarakat dan disalurkan untuk pendanaan proyek bagi pembangunan serta bagi kegiatan ekonomi dengan memperoleh hasi dalam bentuk bunga tertentu dari besarnya dana yang telah disalurkan.
Rabu, 23 April 2014 0 komentar

META-ANALISIS BANK KONVENSIONAL DAN BANK SYARIAH


META-ANALISIS BANK KONVENSIONAL DAN BANK SYARIAH



Oleh
Mufingatun
Jurusan Akuntansi(SMAK06)
Fakultas Ekonomi, Universitas Gunadarma


ABSTRAK

Dalam meta-analisis disini menggunakan lima artikel ilmiah (jurnal) sebagai sampel. Tujuannya adalah untuk mengetahui perbedaan dari berbagai hal dalam bank konvensional dan bank syariah, seperti Perbandingan Rasio Bunga ,Tingkat Pengembalian Pembiayaan, Pengaruh Tingkat Suku Bunga Deposito .Perbandingan Kinerja Keuangan Perbankan Saat Krisis Finansial Global Tahun 2006-2009 serta Portofolio Aset antara bank konvesional dan bank syariah. Hasil yang didapat dari analisis ini adalah bahwa bank konvesional dan bank syariah mempunyai kinerja serta pontensi yang berbeda dandapat meningkatkan kekuatan untuk menarik nasabah dengan cara yang berbeda pula. Dan pada saat terjadi krisis finansial global tahun 2006-2009 bank syariah tidak secara langsung mempengaruhi kinerjanya karena lebih cenderung pada keadaan sektor riil. Hal ini berbeda dengan bank konvensional yang masih kurang liquid jika  dibandingkan dengan perbankan syariah pada saat krisis finansial global  terjadi.
Kamis, 10 April 2014 0 komentar

EARNING POWER PADA CAMELS RATING SYSTEM

EARNING POWER PADA CAMELS RATING SYSTEM 






Earning Power (E) merupakan komponen keempat pada sistem penilaian kesehatan bank berdasarkan tata cara CAMELS 2004. Berikut ini adalah perhitungan Biaya Dana Bank X dengan data Laporan Keuangan selama tiga bulan  (Januari,Februari dan Maret 2013) sebagai berikut :
0 komentar

METODE PERHITUNGAN BIAYA DANA BANK

METODE PERHITUNGAN BIAYA DANA BANK 






Biaya dana adalah biaya yang harus dibayarkan oleh suatu lembaga keuangan atau bank atas penggunaan uang yang sumbernya dari pihak lain (nasabah dan / bank); biaya bank dalam suatu bank merupakan dasar atas penetapan suku bungan kredit setelah memperhitungkan keuntungan yang diharapkan termasuk biaya administrasi dan biaya-biaya lain (cost of funds). Beberapa metoda yang dapat digunakan dalam meghitung biaya dana bank adalah :
0 komentar

PENDAPATAN, BIAYA, DAN EARNING POWER

PENDAPATAN, BIAYA, DAN EARNING POWER





Tiga jenis laporan keuangan utama bank adalah neraca, laporan laba/rugi, dan laporan rekening administratif. Laporan rekening administratif disebut juga sebagai Daftar komitmen dan Kontijensi atau bersifat off-balance sheet. Jenis laporan ketiga tersebut secara umum merupakan ciri khas dari laporan keuangan bank. Rekening administratif pada dasarnya merupakan catatan “sementara” yang belum mempengaruhi posisi neraca karena persyaratan atau kondisi tertentu belum terpenuhi.
Minggu, 06 April 2014 0 komentar

KESEHATAN BANK

KESEHATAN BANK


Budisantoso dan Triandaru (2005:51) mengartikan kesehatan bank sebagai “kemampuan suatu bank untuk melakukan kegiatan operasional perbankan secara normal dan mampu memenuhi semua kewajibannya dengan baik dengan cara-cara yang sesuai dengan peraturan yang berlaku”. Pengertian tentang kesehatan bank tersebut merupakan suatu batasan yang sangat luas, karena kesehatan bank mencakup kesehatan suatu bank untuk melaksanakan seluruh kegiatan usaha perbankannya. Menurut Budisantoso dan Triandaru (2006:51), kegiatan tersebut meliputi:
0 komentar

BANK SYARIAH

BANK SYARIAH




Perbankan adalah suatu lembaga yang melaksanakan tiga fungsi utama yaitu menerima simpanan uang, meminjamkan uang, dan jasa pengiriman uang. Di dalam sejarah perekonomian kaum muslimin. Fungsi-fungsi bak telah dikenal sejak jaman Rasulullah SAW, fungsi-fungsi tersebut adalah menerima titipan harta, meminjamkan uang untuk keperluan konsumsi dan keperluan bisnis, serta melakukan pengiriman uang.
Selasa, 11 Maret 2014 0 komentar

BANK DAN LEMBAGA KEUANGAN



BANK DAN LEMBAGA KEUANGAN




*      Pengertian, Fungsi dan Jenis Bank
Menurut Undang-Undang Perbankan Nomor 10 tahun 1998, bank adalah badan usaha yang menghimpun dana dari masyarakat dalam bentuk simpanan dan menyalurkannya kepada masyarakat dalam bentuk kredit dan atau bentuk-bentuk lainnya dalam rangka meningkatkan taraf hidup rakyat banyak.
Rabu, 18 Desember 2013 0 komentar

ANALISIS PENGARUH KENAIKAN HARGA EMAS TERHADAP SEKTOR MONETER



Tugas Kelompok Teori Ekonomi 1








Oleh :
Dyah Ayu Kusuma Wardani (22212330)
Kahlil Fauzan (24212013)
Mega Ayu Puspita (24212507)
Mufingatun (24212750)

Kelas : SMAK06

Universitas Gunadarma
Jl. TB simatupang Kav. 38 Jakarta selatan,  Jakarta – Indonesia, Telp  (021) 7801923 



ANALISIS PENGARUH KENAIKAN HARGA EMAS TERHADAP SEKTOR MONETER


Emas merupakan salah satu bahan mineral tambang yang tidak dapat diciptakan tetapi didapat dari hasil penambangan, sehingga keberadaan emas terbatas. Emas banyak digunakan untuk mengendalikan defisit keadaaan ekonomi suatu negara. Emas berpengaruh terhadap nilai tukar (kurs). Emas juga digunakan sebagai standar keuangan atau ekonomi, cadangan devisa dan alat pembayaran yang paling utama di beberapa negara.
0 komentar

ANALISIS PENGARUH AFTA TERHADAP SEKTOR RIIL DAN SEKTOR TENAGA KERJA



Tugas Kelompok Teori Ekonomi 1







Oleh :
Dyah Ayu Kusuma Wardani (22212330)
Kahlil Fauzan (24212013)
Mega Ayu Puspita (24212507)
Mufingatun (24212750)

Kelas : SMAK06

Universitas Gunadarma
Jl. TB simatupang Kav. 38 Jakarta selatan,  Jakarta – Indonesia, Telp  (021) 7801923 




ANALISIS PENGARUH AFTA TERHADAP SEKTOR RIIL DAN SEKTOR TENAGA KERJA  
 
Konferensi Tingkat Tinggi ASEAN pada tanggal 27-28 Januari 1992 di Singapura telah menetapkan bahwa kerjasama ASEAN akan ditingkatkan menjadi ASEAN Free Trade Area (AFTA) mulai tanggal 1 Januari 1993. Proses menuju ASEAN Free Trade Area tersebut dilakukan melalui Common Effective Prefential Tariff  (CEPT), yaitu penurunan tarif beberapa komoditas tertentu secara bersamaan hingga mencapai tingkat 0-5%. Penurunan tarif tersebut dilakukan secara bertahap sehingga baru akan mencapai kondisi perdagangan bebas untuk seluruh komoditas setelah lima belas tahun. Untuk tahap pertama, mulai tanggal 1 Januari 1993, penurunan tarif tersebut akan dilakukan untuk lima belas komoditas yang selanjutnya akandiperluas mencakup komoditas-komoditas lainnya. AFTA merupakan wujud dari kesepakatan dari negara-negara ASEAN untuk membentuk suatu kawasan bebas perdagangan dalam rangka meningkatkan daya saing ekonomi kawasan regional ASEAN dengan menjadikan ASEAN sebagai basis produksi dunia serta serta menciptakan pasar regional bagi 500 juta penduduknya.

Awalnya AFTA ditargetkan ASEAN merupakan wujud dari kesepakatan dari negara-negara ASEAN untuk membentuk suatu kawasan bebas perdagangan dalam rangka meningkatkan daya saing ekonomi kawasan regional ASEAN dengan menjadikan ASEAN sebagai basis produksidunia akan dicapai dalam waktu 15 tahun (1993-2008), kemudian dipercepat menjadi tahun2003, dan terakhir dipercepat lagi menjadi tahun 2002. Skema
Common Effective Preferential Tariffs For ASEAN Free Trade Area (CEPT-AFTA) merupakan suatu skema untuk 1mewujudkan AFTA melalui penurunan tarif hingga menjadi 0-5%, penghapusan pembatasankuantitatif dan hambatan-hambatan non tarif lainnya. Perkembangan terakhir yang terkait denganAFTA adalah adanya kesepakatan untuk menghapuskan semua bea masuk impor barang bagiBrunai Darussalam pada tahun 2010, Indonesia, Malaysia, Philippines, Singapura dan Thailand,dan bagi Cambodia, Laos, Myanmar dan Vietnam pada tahun 2015.Kerjasama AFTA bertujuan untuk meningkatkan daya saing produk ASEAN di pasar dunia danmenciptakan pasar seluas-luasnya untuk menstimulus peningkatan FDI (Foreign Direct  Investment) di kawasan Asia Tenggara. Kerjasama ini pada awalnya hanya beranggotakan enamnegara yaitu Indonesia, Singapura, Brunei Darussalam, Thailand, Filipina, dan Malaysia. Tetapi pada perkembangannya, AFTA memperluas keanggotaanya dengan masuknya anggota baruyaitu Vietnam (1995), Laos dan Myanmar (1997), serta Kamboja (1999).
Bagi pengusaha Indonesia terutama yang terkait dalam kegiatan ekspor, pasar ASEAN mempunyai jumlah penduduk sekitar 500 juta, sehingga merupakan peluang pasar yang lebih besar. Demikian pula bagi pengusaha negara anggota ASEAN lainnya. Beberapa negara anggota ASEAN memiliki daya beli lebih besar dibandingkan Indonesia.
Pasar yang sangat potensial ini akan memungkinkan berkembangnya usaha dengan pesat dan menguntungkan. Di pihak lain, di pasar ASEAN yang tadinya terpisah, akan terintegrasi dan tingkat persaingan regional akan lebih ketat. Pesaing yang tadinya hanya produsen Indonesia, menjadi produsen ASEAN. Dengan meningkatkan daya saing melalui efisiensi usaha, pengusaha Indonesia tidak saja dapat survive, tetapi juga akan berkembang di pasar yang lebih besar. Tetapi bila gagal dalam meningkatkan daya saing, berarti akan mengalami kesulitan

Dampak positif AFTA bagi Indonesia adalah produk-produk Indonesia dapat dengan mudah berada di kawasan ASEAN dan negara-negara anggota AFTA. Selain memberi keuntungan dengan kemudahan perdagangan internasional dalam kawasan ASEAN, hal ini juga akan memacu kreativitas pengusaha-pengusaha Indonesia, sebab produk-produk negara lain di kawasan ASEAN dan anggota AFTA pun akan meramaikan pasar Indonesia, sehingga jika para pelaku bisnis Indonesia tidak meningkatkan kreativitasnya, maka akan menimbulkan dampak negatif yang berpengaruh besar terhadap perekonomian Indonesia yang dibuktikan dengan mudahnya produk Indonesia akan digantikan oleh produk-produk impor.
Perdagangan bebas ASEAN-Cina per 1 januari 2010 akan membuat banyak industri nasional gulung tikar karena kalah bersaing. Akibatnya, angka pengangguran diperkirakan melonjak. Pengusaha Indonesia yang tak mampu bersaing dengan Cina akan gulung tikar atau mengurangi kapasitas produksinya. Namun, perdagangan bebas juga bisa berdampak signifikan pada industri nasional, karena neraca perdagangan Indonesia-Cina pernah mencatat surplus sekitar US $300 juta. Terbesar di sektor non migas. Dalam jangka pendek, perdagangan bebas ASEAN-Cina ini lebih banyak mengindikasikan kerugian dibanding keuntungan. Pemerintah kurang mempersiapkan industri dalam negeri bersaing imbang dengan industri di ASEAN, khususnya Cina.
Neraca perdagangan Indonesia-Cina menunjukkan defisit yang terus membesar sejak tahun lalu. Indonesia dengan kekuatan pasar domestik sebesar 230 juta penduduk merupakan target pasar yang sangat besar. Perdagangan bebas akan mempercepat proses deindustrilisasi dan mempersempit kesempatan kerja.
Kesempatan perdagangan bebas yang telah dilakukan sejak delapan tahun lalu itu justru akan memperburuk sektor manufaktur. Dari faktor kerugian, dalam jangka pendek perdagangan bebas itu akan membuat perusahaan yang tidak efisien menjadi bangkrut. Akibatnya adalah barang impor menjadi lebih murah, volume impor barang konsumsi naik, sehingga menghabiskan devisa dan membuat nilai tukar rupiah menjadi sulit menguat.
Perusahaan juga cenderung akan menahan biaya produksi melalui penghematan penggunaan tenaga kerja tetap, sehingga job security tenaga kerja menjadi rapuh dan angka pengangguran akan meningkat. Dalam jangka pendek, perdagangan bebas bisa membuat angka pengangguran meningkat ke level di atas 9,5 persenjika sekitar 700 jenis produk terpaksa “hilang” karena kalah bersaing dengan produk Cina. Padahal, sektor industri merupakan sektor kedua terbesar setelah pertanian dalam penyerapan tenaga kerja. Situasi ketenagakerjaan ini akan menjadi penyakit kronis yang bisa meruntuhkan fundamental ekonomi Indonesia. Perdagangan bebas akan menjadi masalah baru dalam ketenagakerjaan di Indonesia.



 Sumber :


0 komentar

ANALISIS PENGARUH PEMBATASAN SUBSIDI BBM TERHADAP M1 DAN M2 SERTA INCOME PERKAPITA





Tugas Kelompok Teori Ekonomi 1








Oleh :
Dyah Ayu Kusuma Wardani (22212330)
Kahlil Fauzan (24212013)
Mega Ayu Puspita (24212507)
Mufingatun (24212750)


Kelas : SMAK06


Universitas Gunadarma
Jl. TB simatupang Kav. 38 Jakarta selatan,  Jakarta – Indonesia, Telp  (021) 7801923 


ANALISIS PENGARUH PEMBATASAN SUBSIDI BBM TERHADAP M1 DAN M2 SERTA INCOME PERKAPITA



Indonesia adalah negara yang kaya akan sumber daya alam. Dimana Indonesia pernah dikenal sebagai negara penghasil minyak, namun pada kenyataannya sekarang kita bukan lagi negara pengekspor minyak. Tahun 2003, untuk pertama kalinya Indonesia defisit minyak, tingkat konsumsi melampau tingkat produksi. Tahun 2004, kekurangan ini tidak dapat ditutupi lagi dari cadangan nasional, sehingga untuk pertama kalinya pula Indonesia harus menutup kekurangan 176 kbpd dengan mengimpor minya dari luar negeri. Pada tahun 2010, tercatat produksi minyak Indonesia hanya 986 kbpd padahal tingkat konsumsi melonjak hingga menembus angka 1,304 kbpd atau defisit 318 kbpd. Pada Februari 2012, harga minyak masih terus mengalami lonjakan seiring dengan penghentian pengiriman minyak dari Iran ke Inggris dan Prancis, juga rencana penghentian pengiriman minyak ke negara Uni Eropa lainnya seperti Spanyol, Belanda, Yunani, Jerman, Italia dan Portugal. Akibatnya harga minyak dunia jenis Brent dan WTI terus mengalami peningkatan. Pada 24 Februari 2012 harga minyak jenis Brent dan WTI masing-masing sebesar US$ 126 per barel dan US$ 109 per barel.
 Di samping naiknya harga minyak dunia, pemerintah melakukan pembatasan subsidi BBM guna meminimalkan APBN. Selain itu, demi mewujudkan peningkatan daya beli masyarakat dan kemandirian perlu adanya upaya untuk terus merangsang masyarakat demi tidak berpangkunya pada subsidi yang diberikan oleh pemerintah. Dengan mempertimbangkan berbagai aspek tersebut, menerima kebijakan pemerintah untuk melakukan pengurangan subsidi BBM diharapkan dapat menjadi jawaban atas berbagai persoalan ini. Pemerintah harus berani bersikap bahwa, beban anggaran akan semakin berat kalau tidak dinaikkan.
Pembatasan subsidi BBM akan meningkatkan laju inflansi. Memandang kenaikan harga BBM justru berdampak pada peningkatan harga-harga sehingga mendorong laju inflasi pada level yang cukup tinggi yang dapat memicu gejolak sosial di masyarakat serta meningkatkan jumlah masyarakat miskin akibat daya beli masyarakat makin merosot. Kenaikan harga BBM yang disertai dengan peningkatan harga barang berimplikasi pada menurunnya daya beli masyarakat.
Meningkatnya laju inflansi akan sangat memengaruhi tigkat suku bunga. Hal ini karena masyarakat akan meminta tingkat suku bunga yang lebih tinggi untuk menutupi penurunan daya beli unag di masa yang akan datang. Bank Indonesia (BI) juga menggunakan suku bunga yakni bi rate untuk mengatur supply uang di sistem keuangan Indonesia. Untuk mengerem laju inflasi, bi menaikan bi rate sehingga masyarakat lebih memilih untuk menyimpan uangnya daripada membelanjakannya. Hasilnya, demand terhadap barang menurun sehingga kenaikan harga barang (inflasi) dapat tertahan.
Harga BBM secara historis merupakan faktor yang dapat memacu laju inflasi ke level yang tinggi. Ekonom menilai setiap kenaikan BBM bersubsidi sebesar 20% maka akan meningkatkan laju inflasi tahunan sekitar 0,4%. Pemerintah yang sedang mempertimbangkan meningkatkan harga BBM bersubsidi tentunya akan berdampak pada percepatan inflasi. Inflasi yang berakselerasi akan memaksa BI untuk meningkatkan level suku bunga acuannya, bi rate. Sebagai acuan suku bunga, peningkatan bi rate akan diikuti oleh peningkatan suku bunga pinjaman dan kemudian suku bunga simpanan di perbankan.
Inflasi juga menyebabkan orang enggan untuk menabung karena nilai mata uang semakin menurun. Memang, tabungan menghasilkan bunga, namun jika tingkat inflasi di atas bunga, nilai uang tetap saja menurun. Bila orang enggan menabung, dunia usaha dan investasi akan sulit berkembang. Karena, untuk berkembang dunia usaha membutuhkan dana dari bank yang diperoleh dari tabungan masyarakat.
Bagi orang yang meminjam uang dari bank (debitur), inflasi menguntungkan, karena pada saat pembayaran utang kepada kreditur, nilai uang lebih rendah dibandingkan pada saat meminjam. Sebaliknya, kreditur atau pihak yang meminjamkan uang akan mengalami kerugian karena nilai uang pengembalian lebih rendah jika dibandingkan pada saat peminjaman.
Bagi produsen, inflasi dapat menguntungkan bila pendapatan yang diperoleh lebih tinggi daripada kenaikan biaya produksi. Bila hal ini terjadi, produsen akan temenyebabkan naiknya biaya produksi hingga pada akhirnya merugikan produsen, maka produsen enggan untuk meneruskan produksinya. Produsen bisa menghentikan produksinya untuk sementara waktu. Bahkan, bila tidak sanggup mengikuti laju inflasi, usaha produsen tersebut mungkin akan bangkrut (biasanya terjadi pada pengusaha kecil).
Dengan adanya pembatasan subsidi BBM maka akan meningkatkan laju inflansi yang berdampak pada peningkatan harga-harga, dan menyebabkan orang enggan untuk menabung. Dari pembahasan tersebut maka income perkapita akan menurun karena menurut Schumpeter, pertumbuhan ekonomi diartikan sebagai pertambahan output (pendapatan nasional) yang berasal dari pertambahan tingkat penduduk dan tabungan masyarakat. Salah satu faktor menurunkan pendapatan nasional adalah dari income perkapita yang rendah. Income perkapita rendah dikarenakan dengan jumlah yang sama atau gaji yang sama disaat sebelum atau sesudah laju inflansi akan mendapatkan barang dengan jumlah yang berbeda. Terlihat lebih sedikit saat laju inflansi meningkat.


Sumber :


http://www.google.com/url?sa=t&rct=j&q=&esrc=s&source=web&cd=1&cad=rja&ved=0CCoQFjAA&url=http%3A%2F%2Fberkas.dpr.go.id%2Fpengkajian%2Ffiles%2Finfo_singkat%2FInfo%2520Singkat-IV-5-I-P3DI-Maret-2012-44.pdf&ei=b56xUuqEF6TjsASF-ICABg&usg=AFQjCNEmnL4WlKvr8HJBADgZQHySbGBlEg&bvm=bv.58187178,d.cWc


 
;