PEMAKSAAN
Pemaksaan ? hmm denger kata itu pasti langsug terbayang hal-hal yang negatif. Entah apalah yang ada di pikiran kalian tentang kata "pemaksaan". Oke, disini saya enggak akan bahas yang berbau negatif lah, ini hanya bumbu untuk membangkitkan semangat (Loh ?). Iya, ini serius sebagai pembangkit semangat, mm cambukan semangat kali ya.. ( wah nambah ngaco, tadi pemaksaan sekarang cambukan). Hahahaha bukan negatif deh pokokpnya, yuk cekidot aja :)
Pemaksaan untuk menjadi lebih baik
Nah, kedengarannnya rada enak kan dengan kalimat yang seperti itu. Yap. Kenapa dibilang pemaksaan kenapa enggak pake kata-kata lain yang rada alusan rada enak dibaca rada-rada lainnya deh (haduh makin rada nih ). Kenapa ? karena pemaksaan itu lebih tepat bagi orang yang males-malesan tapi punya mimpi setujaaaaa langit ( duh langit cuma satu fiaaa, oke tujuh deh ). Oke saya ganti kalimatnya, ehem bagi orang yang malesan-malesan tapi punya mimpi yang sangat banyak, bisa enggak kehitung deh dia punya mimpi sebanyak apapun. Orang ini kerjaannya hanya bermimpi dan bermimpi tanpa usaha. Padahal mana bisa menjadi kenyataan kalau hanya bermimpi, oke dia hanya bermimpi tanpa mau mewujudkannya.
Nah kedua nih, wujudkanlah mimpimu bukan hanya jadi mimpi dan mimpi. Mimpi memang mudah tapi mewujudkanlah yang butuh tenaga ekstra. Oke, mungkin kalian yang mau sukses atau mau menjadi lebih baik harus mempunyai list-list yang akan dilakukan setiap hari untuk mewujudkan mimpi kalian.
Udah punya list-list kalau kalian masih malesan-malesan, paksa diri kalian untuk melakukannya. Yaaa mungkin awal-awalnya agak berat tapi kedepannya bakal gampabng kok :)
Lakukanlah yang mudah dulu kaya bangun pagi setiap hari. Inget setiap hari, kaya habis shalat subuh jangan tidur lagi.
Ya ini sih cuma tulisan iseng :)
*malam hari antara bingung ngerjain tugas apa nonton anime*

4 komentar:
bagaimana cara melawan hal kemalasan tersebut? hal apa yang perlu dialakukan sedini mungkin untuk kesuksesan mimpi tersebut? hahahaha
@Ridwan Hadi : sudah saya jelaskan bisa dengan melakukan kegiatan tapi harus rutin bahkan harus tiap hari :D seperti bangun pagi, mulai lah dari hal yang kecil :)
apakah memang hal terkecil itu arus dimulai dengan bangun pagi,tetapi bagaimana jika sudah bangun pagi tetapi hal kemalasan masih merelungi jati diri yang berdampak pada aspek yang luas,,,terus bagaimana dengan aspek lingkungan, jika bangun pagi telah terlaksana tetapi lingkunganlah yang tdak memadai?
@Ridwanhadi : kan bangun pagi sebagai contoh :D setelah bangun pagi, coba cari kegiatan yang mendukung buat gak malas.. kaya tilawah misalnya :)
Banyak orang yang non muslim bisa sukses, mereka itu bangun rata-rata jam setengah 5 pagi, dan kita sebagai orang muslim yang wajib shalat subuh masa mau kalah dengan yang non muslim, Bukan ngebandingin tapi sebagai alat untuk memacu lebih rajin :D
Posting Komentar