Kaki
kaki kecil berlarian di antara ban ban besar yang melintang
Tubuhnya
dengan bebas menerpa aroma-aroma keganasan
Tangan
nya dengan manis siap menerima secercah harapan
Matanya
memancarkan sedikit keinginannya
Aspal
yang panas dan kering menjadi makanan sehari-hari
Kadang
hujan deras menjadi uang bagi mereka
Sampah
yang tak berguna menjadi harta bagi mereka
Hanya
demi lembaran-lembaran pemuas diri
Kepulangan
mereka sangat di rindukan sanak keluarga
Kadang
dengan penuh seyuman
Atau
dengan tangan kosong
Malaikat
yang membanting tulang demi keluarga tercinta
By : Mufingatun


0 komentar:
Posting Komentar